Kulon Progo, 22 September 2025 — Dalam rangka mendukung implementasi Teaching Factory (TEFA) Reguler Tahun 2025, SMK Negeri 1 Nanggulan menyelenggarakan kegiatan Workshop Pembelajaran Program TEFA Reguler 2025 pada Senin, 22 September 2025.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta), yaitu Dr. Dwi Yunanto, yang memberikan materi terkait Perencanaan dan Pengembangan Produk/Jasa serta Analisis Sumber Daya dalam pelaksanaan TEFA di lingkungan SMK.
Workshop ini diikuti oleh seluruh Bapak/Ibu guru SMK N 1 Nanggulan dan dikemas secara menarik, interaktif, serta aplikatif. Peserta terlibat aktif dalam diskusi dan praktik langsung untuk menyusun perencanaan TEFA yang relevan dengan potensi jurusan di sekolah.
Adapun output kegiatan ini meliputi:
- Identifikasi Produk yang akan dikembangkan melalui TEFA,
- Analisis Cakupan Kompetensi sesuai dengan bidang keahlian, dan
- Analisis Sumber Daya yang tersedia untuk mendukung proses produksi dan pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru memiliki pemahaman yang komprehensif dalam mengintegrasikan proses pembelajaran dengan dunia industri, sehingga pembelajaran di SMK N 1 Nanggulan semakin kontekstual, produktif, dan berorientasi pada hasil nyata.
Plt. Kepala SMK N 1 Nanggulan, Ibu Caecilia Luppi Satesti, M.Hum, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Workshop ini menjadi bekal penting bagi para guru dalam mengelola TEFA agar tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membangun budaya kerja dan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.
Kegiatan workshop berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Melalui pelatihan ini, SMK N 1 Nanggulan semakin mantap dalam langkahnya menuju sekolah yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di bidang vokasi.



